Minggu, 10 Februari 2013

Makna Sebuah Pekerjaan

Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka, sambil sibuk mengetik di laptopnya. Saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya ...
"Om beli bunga om?"
"Tidak dik, saya tidak butuh"ujar eksekutif muda tersebut sembari tetap sibuk dengan laptopnya.
"Satu saja om? kan bunganya bisa dikasih ke istri om?" rayu si gadis kecil itu.
Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasyikannya si pemuda berkata, "adik kecil, tidak melihat om sedang sibuk? kapan-kapan ya kalau om butuh, om akan beli bunga dari kamu".
Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe tersebut. Setelah menyelesaikan istirahat siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat beranjak keluar ia berjumpa lagi dengan gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya.
"Sudah selesai kerja om? sekarang beli bunga ini dong om? murah kok, satu tangkai saja?" rayu gadis kecil itu lagi.
Bercampur antara jengkel dan kasihan, pemuda tersebut mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya. "ini uang 2000 rupiah buat kamu, om tidak ambil bunganya. Anggap saja ini sedekah untuk kamu" ujar si pemuda sambil memberikan uangnya kepada gadis kecil itu.
Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana. Pemuda itupun keheranan dan sedikit tersinggung.
"Kenapa uang tadi tidak kamu ambil? kok malah kamu berikan kepada pengemis?" kata pemuda itu.
Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab, "maaf om, saya sudah berjanji dengan Ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bungaa ini dan bukan mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan, walaupun tidak punya uang kita tidak boleh menjadi pengemis".
Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasilnya tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Pemuda itupun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan tetapi karena semangat kerja dan keyakinan si gadis kecil yang memberinya pelajaran berharga di hari itu.
Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima, kerja akan lebih jika itu menjadi kebanggaan kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberikan nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangkan.

Post From : Fatkhurrohman.asysyaqim

Yakinlah Bahwa Tuhan (Allah SWT) Selalu Bersama Kita

Sobat ...
Janganlah kita bersedih dengan apa yang kita lakukan di waktu yang lalu ...
Masa lalu ada karena datangnya masa depan ...
Yakin lah dalam hati bahwa Allah SWT bersama orang-orang yang yakin akan datangnya kebaikan ...
Masa lalu ada karena agar kita lebih bisa memahami dan belajar tentang arti sebuah proses, perjuangan, dan perubahan ...

Mencoba untuk bangkit lagi di tengah kemelut badai kehidupan ...
Menganggap kegagalan sebagai suatu beban atau batu sandungan dalam kehidupan adalah merupakan tindakan yang keliru ...
Anggaplah kegagalan sebagai pelajaran hidup yang di dalamnya terdapat berbagai macam hikmah yang akan membawa kita ke dalam sebuah keberhasilan dalam pencapaian kehidupan yang mulia ...

Sebenarnya sangatlah mudah untuk menjadi bahagia, kebahagiaan datang saat kita memaafkan diri kita sendiri, memaafkan orang lain, dan hidup dengan penuh rasa syukur. Tidak pernah ada orang egois dan tidak tahu berterimakasih mampu merasakan bahagia, apalagi membuat orang lain bahagia.

"Dalam hidup ini sebaiknya memberi bukan meminta"

Berusaha untuk selalu berpikir positif dan optimis dalam semua kesulitan, jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat dan takkan pernah kembali lagi, masa depan itu belum terjadi, jadi kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan akhirnya hanya berharap sesuatu. Tapi di masa kini lah kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita.

Bertakwalah Dimanapun Berada

Seorang hamba haruslah menerima dan ridho dengan kedudukan yang Allah SWT karuniakan kepadanya. Berserahlah kepada Allah SWT dengan yakin bahwa Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Allah SWT tahu apa yang patut bagi setiap makhluk-Nya, Allah SWT sangat bijak dalam mengatur urusan hamba-hamba-Nya.


Segala perkara datangnya dari Allah SWT, Allah yang mengadakan ketentuan tanpa campur tangan siapapun. Segala perkara kembali kepada-Nya karena Allah lah yang memastikan hukum ketentuan-Nya terlaksana tanpa siapapun mampu menyekat urusannya. 


"Bertakwalah engkau dimanapun berada, sertailah keburukan itu dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapus keburukan. Dan berakhlaklah kepada manusia dengan akhlak yang baik". [HR. Tirmidzi, ia berkata : Hadits Hasan]

"Seutama-utama amal shalih, ialah agar engkau memasukkan kegembiraan kepada saudaramu yang beriman". [HR. Ibn Abi Dunya dan disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam shahih Jami'ush Shaghir 1096]

"Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain". [Hadits Riwayat Muslim]

Sabtu, 09 Februari 2013

Bangkit untuk Menggapai Kenikmatan Allah SWT

Kini ku tahu rasanya hidup dalam cahaya kasihMu ...
Kini ku tahu rasanya menemukan damai di hati

Indahnya mengabdi padaMu
KasihMu lepaskan belenggu
KasihMu membebaskan dan menguatkanku ...

Ya Allah ...
Ku bersyukur kepadaMu
Walau tak sanggup ku ungkapkan
Membuatku mampu melawan keraguan
Dan tegar dalam menghadapi  tantangan ...

Hanya Engkau yang sanggup membangkitkan jiwaku
CahayaMu menerangi hatiku
Dan hidupku kupersembahkan kepadaMu ...


"Allah adalah yang mencukupi orang yang bertawakal kepadaNya dan yang menyadarkan kepadaNya, yaitu Dia yang memberi ketenangan dari ketakutan orang yang takut, Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong dan barang siapa yang berlindung kepadaNya dan meminta pertolongan dari_Nya dan bertawakal kepadaNya, maka Allah akan melindunginya, menjaganya, dan barang siapa yang takut kepada Allah, maka Allah akan membuatnya nyaman dan tenang dari sesuatu yang ditakuti dan dikhawatirkan, dan Allah akan memberi kepadanya segala macam kebutuhan yang bermanfaat." [Ibnul Qoyyim Al-Jauzy / Kitab Taisirul Azizil Hamid]

Waktu ...

Gunakanlah waktu untuk beribadah dan beramal, karena itu adalah kunci menuju surga
Gunakanlah waktu untuk berdoa, karena itu adalah sumber ketenangan
Gunakanlah waktu untuk berfikir, karena itu adalah sumber kekuatan
Gunakanlah waktu untuk bermain, karena itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi
Gunakanlah waktu untuk belajar, karena itu adalah sumber kebijaksanaan
Gunakanlah waktu untuk bersahabat, karena itu adalah cara untuk menuju kebahagiaan
Gunakanlah waktu untuk tertawa, karena itu merupakan musik yang menggetarkan hati
Gunakanlah waktu untuk memberi, karena itu akan membuat hidup terasa lebih berarti
Gunakanlah waktu untuk bekerja, karena itu untuk menggapai keberhasilan dan kesuksesan
Gunakanlah waktu untuk bercinta, karena itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan (Allah SWT)

Manfaatkanlah waktu dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan manfaat bagi diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita

Renungkanlah ...

Coba luangkan waktu sejenak untuk merenung ...
Renungkanlah apa yang telah kita perbuat di hari ini ...
Cobalah ulas kembali detik demi detik waktu yang telah berjalan di belakang kita ...
Apakah detik demi detik waktu yang kita tinggalkan berharga bagi kita?
Apakah detik demi detik waktu yang kita tinggalkan meninggalkan manfaat bagi orang lain?
Atau justru, detik demi detik waktu yang kita tinggalkan malah merugikan bagi kita sendiri?
Atau justru, detik demi detik waktu yang kita tinggalkan malah membuat orang lain sengsara?

Janganlah pernah merasa apa yang telah kita perbuat adalah yang terbaik, karena diatas yang terbaik masih ada yang lebih baik lagi ...

Hidup ini boleh mengikuti derasnya arus aliran zaman
Namun ...
Jangan sampai kita terbawa arus tersebut!





Jangan Takut pada Kegagalan

Sebuah keberhasilan dan kesuksesan dalam hidup bukanlah sesuatu yang instan ...
Semua itu membutuhkan proses
Semua itu membutuhkan perjalanan yang teramat panjang dan berarti
Semua itu membutuhkan kerja keras dan diiringi doa
Semua itu membutuhkan optimisme dan keuletan
Semua itu membutuhkan ketekunan

Tapi ...

Banyak hal yang menghadang untuk mencapai nya ...
Hinaan ...
Cercaan ...
Fitnah...
Ketidak percayaan ...
Dan kegagalan ...

Yakinlah ...

"Semua itu merupakan hal yang pasti dan selalu kita jumpai dalam perjalanan untuk menggapai kesuksesan"

Oleh karena itu, ketika kita berhasil dalam hidup, selalu ingat dan hargailah sebuah proses dalam perjalanan hidup kita.